Semalam, gelegar kembang api di pondok pesantren dekat rumah membahana. Anakku terkaget-kaget, ia terbangun dan hampir menangis. Tapi alhamdulillah setelah ku beri tahu bahwa itu adalah bunyi kembang api, dan sekarang sudah mulai Tahun 1431 H, ia tersenyum manis dan bermain-man sejenak, kemudian tertidur lagi.Hmmm, sebelumnya ku ceritakan kepadanya bahwa dulu tahun hijriyah di mulai dari hijrahnya Rosululloh saw dari Mekkah ke Madinah. Ia tersenyum mengerti. Para sahabat sebelumnya telah berhijrah ke Madinah terlebih dahulu. Latar belakang dari hijrahnya kaum muslim ke Madinah adalah karena permusuhan dan penyiksaan kaum musyrik terhadap kaum muslim semakin gencar dan berat. Mereka menerima cacian dan penyiksaan yang sebelumnya tidak pernah mereka alami, sehingga para sahabat mengadu kepada Rosululloh saw dan meminta izin untuk berhijrah. Pengaduan dan permintaan izin ini dijawab oleh Rosululloh saw, "Sesungguhnya akupun telah diberitahu bahwa tempat kalian adalah Yastrib. Barangsiapa yang ingin keluar, maka hendaklah keular ke Yastrib."
Hijrahnya kaum muslim ke Madinah memberikan gambaran yang benar tentang pribadi muslim yang mengikhlaskan agama kepada Allah. Tidak mempedulikan tanah air, harta kekayaan dan kerabat demi menyelamatkan agama dan aqidahnya. Itulah yang dilakukan oleh para sahabat Rosululloh saw di Makkah. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan ukhuwah. Persaudaraan karena aqidah. Oleh karena itulah persaudaraan karena aqidah di awal islam lebih kuat dibandingkan dengan persaudaraan karena nasab.
Ya itulah hijrah yang terjadi, hingga akhirnya Umar bin Khotob menjadikan hijrahnya Rosululloh saw dan kaum muslim ke Madinah sebagai awal tahun hijriyah. Nah hingga kini tahun hijriyah adalah sebuah momentum khusus bagi kita. Tidak dirayakan, tapi di muhasabahi. Sudahkah kita hijrah sepenuh jiwa dan raga untuk membela islam, meskipun kita mengaku sebagai umat islam?
Lihatlah diri kita, pakaian kita,harta kita, ilmu kita, perilaku kita, hati kita, sudahkah kita hijrahkan dengan ajaran islam yang kaffah?
Awal tahun 1431 H ini mari kita memulai mencharge diri kita dengan ruh islam yang kaffah, ruh perjuangan, ruh pergerakan, untuk senantiasa bangga sebagai seorang muslim. Bangga membela kebenaran. Bangga menyatakan kejujuran.
Mulai hari, bulan, dan tahun 1431 H dengan bismillah.... ALLOHUAKBAR!
referensi : Sirah Nabawiyah, Dr. Muhamad Said Ramadhan Al Buthi
sumber gambar: dedypunya.wordpress.com








